Ayah Ini Tega Mengubur Bayi Perempuannya Hidup-hidup, Alasannya Sungguh Terlalu!

Tampaknya dunia benar-benar sedang dalam perjalanan kembali ke zaman jahiliyah.

Zaman dulu orang tua menginginkan anak laki-laki sebagai lambang kebanggan.

Tidak sedikit anak perempuan yang dibuang bahkan dikubur lantaran dianggap sebagai aib.

Ayah Ini Tega Mengubur Bayi Perempuannya Hidup-hidup, Alasannya Sungguh Terlalu!

Dan ternyata kondisi ini juga terjadi di India.

Seorang ayah bernama Ramesh Chandra tertangkap mengubur anak perempuannya hidup-hidup.

Bukan karena simbol kebanggan, alasan ini lebih didasarkan pada motif ekonomi.

Banyak orang India berfikir kalau anak perempuan akan menjadi beban terutama saat memberikan mahar pernikahan.

Sedangkan anak laki-laki diharapkan bisa menjaga orangtuanya di masa tua.

Pasca mengambil sang bayi dari istrinya, Ramesh pergi ke tanah pertanian di daerah Jajpur dekat Odhisa.

Di sana ia mengubur anak perempuannya hidup-hidup.

Ramesh sendiri adalah seorang supir taksi part time.

Hal ini semakin berat lantaran ia telah memiliki dua orang anak perempuan juga seorang anak laki-laki.

Pada saat penemuan bayi, Dharitri terdengan menangis dan kemudian orang berduyun-duyun untuk datang dan memanggil ambulans.

Nama Dharitri, diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya “tanah” atau bumi.

Kepala medis kabupaten Jajpur Fanindra Kumar Panigrahi mengatakan kepada AFP: “Dia baik-baik saja dan semua parameter nya adalah normal. Dia adalah bayi sehath, berat sekitar 2,5 kg.”

“Tali pusat nya masih utuh dan tubuh masih ditutupi dengan vernix.”

Seorang saksi yang ikut membantu , Alok Rout, mengatakan, “Ada kaki yang terlihat dari gundukan di bawah kompos di lapangan.”

“Kemudian kita bergegas ke temapt itu dan menyelamatkan sang bayi,” akunya melansir laman dailymail.co.uk.

Beruntungnya, Dharitri masih ditemukan dalam kondisi bernyawa dan kemudian di bawa ke rumah sakit.

Belum jelas dengan nasib bayi imut ini.

Namun ada kemungkinan Dharitri akan diberikan kepada komite kesejahteraan anak yang dikelola negara setelah ia keluar dari rumah sakit Dharmasala.

Insiden ini menjadi pematik kembali tentang aborsi janin perempuan yang masih terus berlanjut di India.

Sumber: tribunnews.com