Ketika itu juga Shinta langsung meminta maaf. “Maafkan aku??Aku telah memandang rendah ibumu karena ia hanya seorang pemulung saja. Tak kusangka ia begitu baik terhadap kita!” ujar Shinta sambil menangis sesungukan.
Roy pun tak menyangka ibunya bisa punya uang sebanyak itu. Ia segera menelpon sang ibu dan menanyakan dari mana datangnya uang dan mobil tersebut. Ibu Roy meu Roy menjawab,”Selama ini ibu terus menabung dari hasil kerja keras seitap pagi dan malam. Ibu tahu akan tiba waktunya kamu akan menikah. Kamu tak usah khawatir, ibu masih punya simpanan disini, cukup untuk ibu pakai.”
Sejak hari itu, Roy dan Shinta selalu pulang ke desa setiap akhir pekan untuk mengunjungi ibu Roy. Orang tua Shinta sempat menyatakan bahwa mereka keberatan jika Roy dan Shinta tak pernah ada di rumah setiap akhir pekan, namun Roy dan Shinta tidak mempedulikannya. Mereka telah sepakat, senin hingga jumat adalah waktu untuk orang tua Shinta, sedangkan sabtu dan minggu adalah waktu untuk berkumpul dengan ibu Roy di desa!
Sumber: happy